Oscar Motuloh: romantisme berlebihan pada karya adalah ancaman

8 Aug

“Foto jurnalistik tidak boleh dinikmati lebih dari 24 jam oleh si fotografer”

THE FOTOGRAPHER - Oscar Motuloh saat diwawancara oleh ClickFotografi di kantornya. foto/Imam Santoso

Jakarta, 8/8 (ClickFotografi) – Menurut Oscar Motuloh, tantangan bagi fotografer jurnalistik adalah menaklukan ego dan romantisme terhadap karya yang dibuat karena sifat foto jurnalistik itu berusia sangat singkat.

“Foto jurnalistik tidak boleh dinikmati lebih dari 24 jam oleh si fotografer. Sementara itu, banyak fotografer yang sering terbunuh karirnya oleh kepuasan dia terhadap sesuatu yang telah dicapai,” kata Kepala Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara, di Jakarta, Sabtu (5/8).

Bagi Oscar, jika seorang fotografer berhasil membuat karya yang bagus seharusnya dia tidak terus menerus mengacu pada hasil tersebut. Alangkah baiknya jika itu menjadi motivasi untuk membuat karya yang baru lagi. Karena mempunyai romantisme terhadap pencapaian yang telah dicapai bisa membuat mereka berhenti untuk berkarya.

“Karya yang bagus itu tidak masalah jika dibahas untuk keperluan berbagi ilmu. Tetapi untuk fotografernya, jangan sampai dia terbuai dan
akhirnya tenggelam dengan karyanya itu,” tambah fotografer yang memulai karirnya sebagai wartawan tulis itu. (Monalisa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: