Ketika foto ikut berbicara….

9 Aug

“Saya ingin mengekspresikan opini saya, menyampaikan apa yang saya rasakan dengan aksi ini”

Jakarta, 9/8 (ClickFotografi) – Menjelang ulang tahun Jakarta beberapa waktu lalu ada pemandangan yang tidak seperti biasanya di atas Sungai Ciliwung kawasan Pasar Baru, Jakarta. Sebuah foto orang yang sedang snorkelingberukuran 2×4 meter cukup mengundang mata siapa saja yang melintas.

PEDULI LINGKUNGAN- Fotografer Kantor Berita Antara, Fanny Octavianus, mempunyai kepedulian tinggi terhadap permasalahan lingkungan. Pada 2010, Fanny juga mendapat penghargaan Anugerah Adiwarta Sampoerna foto terbaik bidang lingkungan/ Indriani.

Begitulah cara Fanny Octavianus, pewarta foto Kantor berita Antara, berekspresi. Cara dia mengkritisi semua orang untuk kembali ke sungai. Karena baginya, sungai merupakan tempat lahir budaya-budaya besar.

“Saya ingin mengekspresikan opini saya, menyampaikan apa yang saya rasakan dengan aksi ini. Tidak hanya untuk Pemerintah, tetapi saya ingin mengajak semua orang untuk serius peduli pada sungai,” kata Fanny yang ditemui di kantor biro foto Antara, di Jakarta, Selasa (9/8).

Ide bisa lahir dari hal yang sederhana. Sama halnya ketika Fanny, yang memang gemar memancing di sungai Ciliwung depan kantornya itu, tiba-tiba mendapatkan ide tersebut.

“Waktu dapat ide itu, saya langsung membuat konsepnya. Mulai dari foto, waktu pelaksanaan yang paling tepat, hingga teknisnya,” tutur pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2010 kategori foto terbaik bidang lingkungan dan foto terbaik tahun itu.

Sementara itu, persiapan yang dilakukan Fanny hanya sepuluh hari untuk mengejar momen ulang tahun Jakarta. Dan kenapa ia memilih foto orang yang sedang snorkeling, karena menurutnya filosofi snorkeling itu melihat apa yang tidak terlihat.

Cara baru dalam berekspresi adalah salah satu respon baik dari aksi ini. Berbagai media juga meliput aksi yang dilakukan pada 21 Juni 2011 (hingga 24 Juni 2011, red). Dan Fanny, tidak berhenti sampai di situ.

“Rencananya aksi ini akan saya lakukan lagi terus menerus pada momen yang tepat misalnya hari air, hari bumi atau hari lingkungan namun dengan ukuran foto yang lebih kecil, 1×2 meter, agar lebih mudah dibawa. Sampai saat ini saya masih mencari ruang dari sungai-sungai Jakarta yang menarik, tetapi yang pasti tahun ini akan aksi lagi,” ujar lulusan Akuntansi Universitas Sudirman, Purwokerto itu.

Bagi Fanny, aksi tadi bertolak dari prinsip foto jurnalistik itu sendiri, yaitu mengajak orang untuk perubahan yang lebih baik. Sebagai fotografer jurnalistik, ia tidak hanya sekedar menangkap gambar dari suatu kejadian. Namun, ada pesan dan keindahan yang tersampaikan.

Seperti liputan rutin yang ia lakukan pada ‘Aksi Kamisan’  di depan Istana Merdeka. ‘Aksi Kamisan’ merupakan aksi rutin yang dilakukan oleh Jaringan Solidaritas Korban dan Keluarga Korban (JSKK) atas tragedi Trisakti dan Semanggi pada 1998 sebagai bentuk protes mereka atas lambannya negara menuntaskan kasus-kasus tersebut. Aksi ini sudah dilakukan sejak tahun 2007 yang digelar setiap Kamis dengan mengenakan kostum serba hitam.

“Ada keinginan dari diri sendiri untuk mendukung mereka. Dari sini saya melihat, penegakan HAM di Indonesia masih belum serius padahal negara kita adalah negara hukum,” kata Fanny yang menyebut liputan rutinnya itu sebagai bentuk advokasinya.

Alasan Fanny memilih menjadi fotografer jurnalistik karena profesi tersebut memberinya kesempatan untuk menjadi saksi dalam momen-momen bersejarah.

Seiring berjalannya waktu, ia tidak hanya merekam penggalan sejarah namun menjadi bagian dari sejarah itu sendiri untuk melakukan perubahan.

Ketika foto berbicara, perubahan bisa terjadi. Maka, jangan pernah berhenti berekspresi. (Monalisa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: