Perbaiki kamera analog anda di sini

9 Aug

“Mereka yang biasa pakai kamera analog, ketika memakai kamera digital menemui kejenuhan dan kembali lagi menggunakan kamera analog”

Jakarta, 9/8 (Clickfotografi)- Siapa bilang kamera analog ketinggalan zaman? Buat para pengemar fotografi merupakan suatu kebanggaan  ketika mereka memiliki kamera analog. Kamera yang masih menggunakan medium film untuk menangkap cahaya ini sekarang sudah jarang dipakai seiring munculnya kamera-kamera digital.

MELAYANI PELANGGAN - Ujang melayani pelanggan yang akan mereparasi kamera saku analognya. Meningkatnya produk-produk digital tidak membuat pereparasi kamera analog kehilangan pelanggan/ Imam Santoso

Kondisi itu juga berpengaruh pada tempat reparasi kamera analog yang semakin surut. ClickFotografi masih menjumpai kios-kios yang masih melayani perbaikan kamera analog.

“Masih ada yang memakai kamera analog sampai sekarang. Tapi jumlahnya sudah berkurang,” kata Ujang, tukang reparsi kamera di Pasar Baru, Jakarta, Selasa (9/8).

Kios berukuran 3×3 meter yang ditempatinya itu memang khusus melayani perbaikan kamera analog. Pelanggan yang paling banyak adalah pehobi foto analog.

“Pemakai kamera analog mengatakan lebih tertantang menggunakan analog dibanding ketika mereka memakai kamera digital,” ujarnya.

Ujang mengaku saat ini lebih sering memperbaiki lensa kamera analog daripada badan kameranya.

Di tempat lain, Kasiran Hidayat yang mempunyai kios reparasi di Metro Plaza Atom, Pasar Baru, Jakarta, mengatakan masih melayani reparasi kamera analog kendati jumlahnya lebih sedikit dibanding kamera digital.

“Perbaikan kamera analog biasanya pada badan kamera yang sering macet, dan lensa yang berjamur,” kata pria yang mulai menggeluti reparasi kamera sejak 1989 itu.

Menurutnya, kamera analog lebih unggul dari aspek ketahanan dibanding kamera digital.

Pelanggan yang mendatanginya lebih banyak pehobi fotografi dan mahasiswa yang baru belajar foto.

“Sekarang masih tren memodifikasi lensa kamera analog untuk digunakan pada kamera digital,” katanya. Modifikasi itu dilakukan demi mendapat kualitas gambar yang bagus.

Menurut Kasiran, hasil gambar dari lensa kamera analog yang berbahan kristal lebih tajam dibanding lensa kamera digital yang berbahan campuran.

Perkembangan mode juga terjadi pada film analog. Penggemar fotografi sekarang justru memburu film kadaluarsa (expired).

“Mereka menggunakan film itu untuk mendapatkan gambar klasik, padahal waktu memotretnya sekarang,” kata Kasiran.

Nah, terbukti perkembangan teknologi digital justru memicu para penggemar fotografi maupun pereparasi kamera untuk berkreasi dengan kamera analog. (Imam Santoso)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: